Sosialisasi Struktur Yayasan Ibadurrahman

Hari ke-9 pada bulan Romadhon kali ini tidak membuat surut semangat petinggi dan pengurus jajaran Yayasan Ibadurrahman Surabaya. Ruangan Utama Masjid Arrahmah Perak Surabaya menjadi tempat diselenggarakannya kegiatan  Sosialisasi Struktur Yayasan Ibadurrahman Surabaya (Selasa, 12 April 2022). Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh 45 orang. Pesertanya merupakan Pengurus Takmir Masjid Ar Rahmah dan jajaran pengurus Kampus STIDKI Ar Rahmah Surabaya.

Sosialisasi kali ini merupakan ajang rokontruksi bathiniah (Sistem) dan Rekontruski Zohiriyah (Program). Sebagai payung hukum Yayasan Ibadurrahman menaungi Masjid Ar Rahmah, Baitul Maal Ar Rahmah dan STIDKI Ar Rahmah.

Pembina Yayasan Ibadurrahman Kh. Muhammad Sholeh Drehem memberikan wejangan kepada seluruh pemakmur Masjid yang hadir dalam sosialisasi tersebut ,

“Perbaiki niat antum bergabung dengan yayasan ini. Jika antum mewakafkan segalanya untuk Allah, maka akan dimudahkan semua urusannya.” Tegas ustad Muhammad.

Paling tidak ada tiga amanah yang harus kita tata ulang sebagai pemakmur masjid. Pertama, adalah amanah menegelola hati agar senantiasa ikhlas. Beliau memotivasi semuanya terkait bab ikhlas ini,

“Jangan khawatir, semua hak antum pasti kami penuhi. Tapi bukan itu tujuannya, tujuannya adalah menjadikan semua ini untuk Allah.” Ustad Muhammad sambil tersenyum ramah kepada semuanya.

Yang kedua, Amanah Perhatian penuh terhadap Masjid. Menjadikan masjid seperti rumah sendiri. Ustad Muhammad meminta kepada semuanya agar menjadi orang yang cinta dan peduli terhadap Masjid.

Yang ketiga, Amanah Amal. Dalam hal ini ditegaskan untuk menjaga semua invetaris dan segala sesuatu yang dititpkan di Masjid.

“tolong kawal dan jaga semua yang dititipkan kepada kita.” Tegas Ustad Muhammad

Selanjutnya Sosialisasi ini  dilanjutkan oleh Dr. Sobikhul Qisom selaku Sekretaris Yayasan Ibadurrahman dan Ketua STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Beliau menyampaikan paling tidak ada hal-hal yang harus dimiliki oleh setiap pemakmur masjid. Jika semua orang memiliki ini maka akan terjadi akselerasi bangunan organisasi dan bangunan sistem.

Mula-mula semua pemakmur masjid harus memiliki perasaan nyaman dalam beramal. Kemudian kedua,  Pemakmur masjid harus memiliki produktifitas amal dan Pemakmur masjid harus memiliki semangat berjama’ah.

“Yang menjadi payung besar kita adalah Masjid, bukan STIDKI maupun BMA.” Ustad Sobikh dengan serius menyampaikan.

Tugas pemakmur Masjid adalah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban. Karena menurut ust Sobikh, orang yang memiliki inisiatif dalam memakmurkan masjid ini masih minoritas.

Kemudian beliau menyatakan bahwa dalam melakukan tugas besar dan mulia ini kuncinya ada pada kepemimpinan. Kunci dari kepemimpinan adalah inisiatif. Tugas utama dan mulia ini di antara lain :

  1. Membentuk Imam Masjid Profesional
  2. Mengembangkan Masjid-masjid Model
  3. Menjalin kemitraan dengan seluruh Stackholder Masjid

Kemudian sosialisasi dilanjutkan dengan pengenalan devisi dan tim yang ada di struktur yayasan Ibadurrahman Surabaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 16 =

Scroll to Top